Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan Online Lewat HP

 

Pengajuan Perubahan Faskes BPJS

Cara pindah faskes BPJS Kesehatan bisa dilakukan secara online dan offline. Artinya, pengajuan perubahan faskes BPJS Kesehatan menjadi lebih mudah dan bisa disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing. 

Lantas, pengajuan ganti faskes BPJS Kesehatan ini sebenarnya untuk apaAda banyak alasan yang bisa dipertimbangkan untuk pindah faskes, salah satunya adalah ketika pindah domisili.

Jika seorang peserta BPJS pindah tempat tinggal atau tempat kerja, otomatis jarak rumah dengan faskes yang telah didaftarkan sejak awal tidak lagi dekat. 

Untuk itu, peserta perlu mengetahui cara pindah faskes BPJS untuk mengganti pilihan faskes pertama, kedua, dan seterusnya. Adanya urutan faskes di dalam sistem klaim BPJS Kesehatan ini memang terbilang lebih ribet dibandingkan menggunakan asuransi kesehatan swasta.

Meski begitu, iuran asuransi BPJS Kesehatan relatif lebih murah. Sesuai ketentuan Perpres No.64/2020, menetapkan bahwa iuran BPJS Kesehatan per Juli 2020 sebagai berikut. 

  • Kelas 1 Rp150 ribu/bulan
  • Kelas 2 Rp100 ribu/ bulan
  • Kelas 3 Rp42 ribu/ bulan


Syarat Pindah Faskes BPJS Kesehatan

Buat kamu yang mau ganti faskes BPJS Kesehatan, ada beberapa persyaratan yang harus kamu siapkan. Salah satunya, peserta BPJS yang ingin ganti faskes juga harus menjadi peserta minimal tiga bulan.

Jadi, buat kamu yang belum mencapai tiga bulan, gak bisa ganti faskes alias harus menunggu sampai masa kepesertaanmu genap tiga bulan.

Lalu, dokumen apa saja yang harus dipersiapkan sebagai cara pindah faskes BPJS Kesehatan? Berikut di antaranya:

  • Identitas diri, KTP
  • Kartu peserta BPJS Kesehatan
  • Kartu Keluarga
  • Daftar kolektif gaji (Bagi PNS, TNI, Polri dan PPNPN)
  • Bukti bayar sampai bulan pelaporan (untuk pindah kelas)
  • Fotokopi buku rekening (bagi perubahan kelas 3 menjadi kelas 1 atau 2)
  • Surat keterangan domisili, kuliah, atau kerja

Saat melakukan langkah-langkah cara pindah faskes BPJS, jangan lupa untuk mempertimbangkan dan memilih faskes baru yang memang dapat memberikan layanan kesehatan terbaik buat kamu.


Tips Memilih Faskes yang Tepat

Banyak alasan yang membuat akhirnya harus ganti faskes. Nah, agar kamu gak perlu bolak-balik untuk mengikuti langkah-langkah cara ganti faskes, berikut ini adalah tips untuk memilih faskes yang tepat.

1. Pilih faskes yang lokasinya sesuai domisili. Jadi, kalau dalam kondisi darurat kamu gak repot harus ke faskes yang jaraknya jauh.

2. Pilih faskes yang buka 24 jam. Ini penting karena kamu gak akan pernah tahu kondisi kesehatan kamu atau keluarga. Dengan persiapan 24 jam penuh, kamu gak akan khawatir lagi kalau terjadi sesuatu di luar jam kerja.

3. Pilih faskes dengan fasilitas rawat inap. Ini akan mempersingkat waktu kalau kamu tiba-tiba harus dirawat dan gak perlu repot hanya meminta rujukan untuk pindah ke rumah sakit lain.

4. Pilih faskes dengan fasilitas yang lengkap. Jadi, kamu gak akan repot dirujuk lagi ke rumah sakit lain hanya karena faskes pilihanmu gak punya alat yang memadai.

Itulah sedikit ulasan tentang cara pindah faskes BPJS. Selain terproteksi oleh BPJS Kesehatan, kamu juga bisa menikmati proses layanan asuransi yang lebih praktis melalui asuransi kesehatan konvensional.

Mengingat ada begitu banyak pilihan polis asuransi kesehatan terbaik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaranmu.

Comments

Popular posts from this blog

Panduan Lengkap KPR BTN

Panduan Pinjaman Usaha Bank BRI

Blu BCA | Cara Buka Rekening Blu BCA